We're having different aesthetic, in many ways. I used to think we're gonna stick together of all that differences. It's kinda chance to know the other side of the world. I'm with my Javanese culture and steadiness, he's with his big city thought and dynamics. But no, in the end of the day, we're just the same, disunited. And I am happy to let go... :)
Sunday, October 18, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
D, yang terkasih... Katanya, ada hantu di luar sana. Sebagaimana hantu lain, ia tak nampak, namun ditakuti. Begitu ngeri hingga mendenga...
-
HARI I (SENIN) – MINGGU I FEBRUARI 2017 BACAAN 2 Raja-raja 22:3-20 Ketika semua orang mengusahakan kebaikan, maka kebaikan akan hadir d...
-
D yang terkasih, Di hadapan keluarga yang sedang berduka karena kematian ibu mereka, seorang pendeta mengungkapkan sesuatu yang menena...
-
For many people, and me as well, Arrival is the greatest sci-fi movie ever made. Maybe not the most thrilling and entertaining as Interstel...
-
Sinta Obong dulu tidak banyak mendapat perhatian orang sebelum feminisme menyerukan bahwa Rama adalah bangsat. Sebangsat itukah sang ksatr...
-
D, yang terkasih... Menurut Giant-Impact Hypothesis (berikut segala revisinya), sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu, tersebutlah sebuah...
-
Mengesalkan Aku meninggalkan rumah dengan gegas setelah suaranya yang malas-malas diiringi lagu Bosanova Layangmu Tak Tampa digantikan bu...
-
Bu Sisca jelas bukan Merlyn, walaupun mereka sama-sama transgender. Dewan Pembinaan Peranan Wanita (DPPW) di GKJW dalam tiga tahun terakhi...
-
Ullen Sentalu Kami harus bertanya sampai dua kali untuk memastikan bahwa kami menemukan tempat yang kami cari. Kami menyangka tidak ja...
-
Tiga vikar datang ke rumah setelah Road Service Mojokerto. Aku berkisah tentang seorang kolega yang istrinya terkena kanker paru-paru. Dua...
No comments:
Post a Comment